1. Audit awal yang menyeluruh. Bukan hanya memeriksa kecepatan halaman, tapi juga status indeksasi, struktur navigasi, kesalahan di Search Console, performa mobile, dan kualitas konten yang sudah ada.
2. Riset kata kunci dengan konteks bisnis. Anda perlu tahu tidak hanya berapa volume pencariannya, tetapi juga seberapa dekat keyword tersebut dengan niat membeli, dan halaman mana yang paling tepat menargetkannya.
3. Peta kerja bulanan yang spesifik. Anda berhak tahu aktivitas apa yang akan dijalankan bulan ini—berapa artikel, halaman apa yang dioptimasi, jenis link building seperti apa yang direncanakan.
4. Laporan yang bisa dipahami. Bukan sekadar angka impressions dan clicks, tapi narasi yang menjelaskan: apa yang berubah, mengapa berubah, dan langkah apa yang akan diambil selanjutnya.
5. Akses dan transparansi data. Anda harus memiliki akses penuh ke properti Google Analytics dan Search Console Anda sendiri. Jangan biarkan penyedia jasa mengunci data tersebut.
6. Rapat tinjauan berkala. Minimal sekali sebulan untuk membahas performa dan menentukan prioritas berikutnya.